Nama : Ridha Triyana Dewi
Npm : 17213619
Kelas : 2EA31
Softskill
Ekonomi Koperasi
1. Jelaskan
dampak berdirinya organisasi koperasi bagi perekonomian di indoneisa ?
Jawab :
Koperasi adalah institusi (lembaga)
yang tumbuh atas dasar solidaritas tradisional dan kerjasama antar individu. Koperasi
berdiri di Indonesia pada tahun 1896 di Mojokerto, Jawa Tengah.R. Aria Wiriatmadja adalah orang
yang pertama kali mendirikan koperasi di Indonesia yang bergerak di bidang
simpan pinjam yaitu koperasi kredit.Koperasi tersebut didirikan
bertujuan untuk membantu rakyat yang terjerat hutang dengan rentenir. Lalu,
pada tahun 1908 Boedi Utomo mendirikan pula koperasi untuk keperluan rumah
tangga. Pada tahun 1991 SDI mendirikan kembali koperasi di bidang keperluan
sehari-hari dengan cara membuka toko-toko koperasi.
Pada akhir Rajab 1336H atau 1918
K.H. Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang mendirikan koperasi yang dinamakan
“Syirkatul Inan” atau disingkat (SKN). Mereka bertekad, dengan kelahiran
koperasi ini unntuk dijadikan periode “nahdlatuttijar” . Proses permohonan
badan hukum direncanakan akan diajukan setelah antara 2 sampai dengan 3 tahun
berdiri. Namun, ketentuan dan persyaratan sebagaimana dalam ketetapan Raja no
431/1915 tersebut dirasakan sangat memberatkan persyaratan berdiriya koperasi.
Karena persyaratan tersebut dianggap akan menghambat perkembangan koperasi di
Indonesia. Maka, Pada tahun 1920 dibentuk suatu ‘Komisi Koperasi’ yang
dipimpin oleh DR. J.H. Boeke yang diberi tugas meneliti sampai sejauh mana
keperluan penduduk Bumi Putera untuk berkoperasi. Hasilnya penduduk Bumi putera
perlu berkoperasi untuk mendorong keperluan rakyat yang bersangkutan.
Dampak
positif terbentuknya koperasi :
1. Kebutuhan
anggota dapat terpenuhi dengan saling bekerjasama dengan para anggota koperasi
2. Keuntungan
yang diperoleh koperasi didistribusikan kepada anggota dengan metode yang telah
disepakati bersama
3. Keuntungan
yang belum dibagikan dijadikan cadangan koperasi
Dampak
langsung koperasi terhadap anggotanya
1. Dapat
dijadikan wadah promosi kegiatan ekonomi anggota koperasi
2. Menjadi
wadah pengembangan usaha dan keahlian sebagai wirausahawan
Dampak tidak
langsung koperasi :
1. Pengembangan
sosial-ekonomi
2. Pengembangan
inovasi pada pengusaha kecil,contoh: inovasi teknik dalam melakukan produksi
3. Pemerataan
pendapatan dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dan konsumen
2. Sebutkan
dan jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan koperasi di indonesia tidak
berkembang secara pesat ?
Jawab :
1. Kurangnya
penyuluhan dan pelatihan terhadap masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan
agar mau memliki organisasi usaha sendiri.
2. Kurangnya
kesadaran masyarakat untuk mau berkecimpung secara langsung dalam oraganisasi
koperasi serta lingkungan yang tidak mendukung berkembangnya koperasi karena
dinilai kurang menguntungkan secara finansial.
3. Kurangnya
dana dari pemerintah untuk memulai usaha ini disebabkan karena persyaratan yang
terlampau susah dan cenderung tidak dapat dimengerti oleh para pelaku usaha
seperti masyarakat.
4. Kurangnya
dana tambahan dari pemerintahan untuk operasional dan pemeliharaan mesin yang
cenderung diawal produksi pasti membutuhkan biaya besar untuk menangani masalah
tersebut
5. Bertambahnya
pesaing bisnis baru dan lebih kreatif yng berusaha mengambil pangsa pasar dari
penjualan barang-barang hasil produksi koperasi.
6. Maraknya
kebijakan impor yang dilakukan pemerintah, seperti impor kedelai, jagung dll
yang harganya dijual jauh lebih murah ketimbang produk-produk koperasi yang
harganya lebih mahal.
7. Kurangnya
promosi dan sosialisasi terhadap koperasi dan produk-produknya yang dipasarkan
dimasyarakat karena mahalnya biaya pemasaran itu sendiri.
8. Pengelolaaan
yang tidak profesional dari masing-masing pihak yang biasanya lebih
mementingkan ego pribadi dalam menjalankan koperasi tersebut.
3. Menurut
pandangan kalian bagaimana peran perguruan tinggi, pemerintah, perbankan dan
masyarakat menjadi hal yang sangat penting bagi pertumbuhan koperasi indonesia
?
Jawab :
Menurut saya peranan pemerintah ini
sangat penting untuk perkembangan koperasi agar menjadi lebih baik lagi.
Koperasi juga ikut dilindungi oleh pemerintah, agar apa yang telah dilaksanakan
koperasi tidak dilaksanakan dengan bidang usaha lainnya. memberi bimbingan
berupa penyuluhan, pendidikan ataupun melakukan penelitian bagi perkembangan
koperasi serta bantuan konsultasi terhadap permasalahan koperasi melakukan
pengawasan termasuk memberi perlindungan terhadap koperasi berupa penetapan
bidang kegiatan ekonomi yang telah berhasil diusahakan oleh koperasi untuk
tidak diusahakan oleh badan usaha lainnya. Peran koperasi dalam memajukan
perekonomian masyarakat dari dulu hingga saat ini sangat lah banyak.
Karena masyarakat dapat meminjam atau berdagang pada koperasi tersebut. Bukan
hanya itu saja peranan yang dilakukan koperasi juga dapat membantu Negara
untuk menggembangkan usaha kecil yang ada dalam masyarakat. Serta melakukan
kegiatan usaha jasa kepada anggota. Peran perbankan terhadap koperasi di
indonesia untuk mendukung kelancaran transaksi internasional, menghimpun dan
simpanan masyarakatat, berbisnis dan berinvestasi. Peranan perguruan tinggi
terhadap koperasi untuk meningkat jumlah dan kualitas koperasi dilingkungan
perguruan tinggi dan lebih menyikapi perkembangan pengkoperasian.
http://kolakali.blogspot.co.id/
BalasHapusterima kasih