Minggu, 10 November 2013

TUGAS IBD NILAI-NILAI DALAM PROSA

Nama   : Ridha Triyana Dewi
Npm     : 17213619
Kelas    : 1EA29
Jurusan : Manajemen

" Nilai - Nilai Dalam Prosa Fiksi "

Sebagai seni yang bertulang panggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawa moral, pesam atau cerita. Dengan perkataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :

1. Prosa fisksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenagan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu atau kejadian yang dikisahkan. Pembaca dapat mengembangkan imajinasinya untuk mengenal daerah atau tempat yang asing, yang belum dikunjunginya atau yang tidak mungkin dikunjungi selama hidupnya. Pembaca juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya untuk mencapai sukses.

2. Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi. Dalam nivel sering kita dapat belajar sesiatu uang lebih daripada sejarah atau lapiran jurnalistik tentang kehidupan masa kini, kehidupan masa lalu, bahkan juga kehiduoab yang akan dating atau kehidupan yang asing sama sekali.

3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimulai imajinasi, dan merupakan sarana bagi peminfajan uang tak henti-hentinya dan warisan budaya bangsa. Novel se[erti Siti Nurbaya, salah asuhan, sengsara membawa nikmat, layar terkembang mengungkapkan impian-impian, harapan-harapan, aspirasi-aspirasi dari generasi yang terdahulu yang seharusnya dihayati oleh generasi kini. Novel yang berlatar belakang perjuangan revolusi seperti jalan taka da ujung, missal menggambarkan suatu tindakan heroism yang mengagumkan dan memberikan kebanggaan, yang oleh generasi muda sekarang tidak lagi mengalami secara fisik. Dan oleh karena mahasiswa tidak mengalami secara fisik itulahm jiwa kepahlawanan perlu disentuh melalui hasil-hasil sastra.

4. Prosa fiksi memberikan keseimbangan wawasan
Dalam nilai ini lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sehari-hari.



Minggu, 03 November 2013

TUGAS IBD CERPEN " MANUSIA DAN HARAPAN "

Nama   : Ridha Triyana Dewi
Kelas   : 1EA29
Npm    : 17213619
Jurusan : Manajemen
" Harapan Seorang Pelajar "
       Mungkin dari kebanyakan orang waktu kelulusan SMA itu adalah hari – hari yang sangat di tunggu-tunggu, sangat  menyenangkan, puncak dari segala panantian dan usaha selama tiga tahun ini, tapi rasanya sebagian besar hatiku tidak merasakan hal yang sama.
       Aku masih ingat tiga tahun yang lalu saat aku baru lulus dari SMP, begitu susahnya saat mau melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Mungkin dari segi kwalitas aku masih bisa mengejar tetapi dari segi ekonomi keluargaku masih sangat jauh di bawahnya. Sejenak aku berfikir ke depan “ waktu mau mask SMA aja susah banget, gimana mau ngelanjutin ke perguruan tinggi…?? Tanyaku dalam hati “. Mungkin ini yang dibilang pepatah “ susah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian. Orang tuaku yang selalu bekerja keras demi anak-anaknya, selalu menjadi teladan buat ku, itulah yang menjadi semangat dan harapanku untuk terus menuntut ilmu.
            Saat itu aku lulus memang dengan hasil yang lumayan bagus, tetapi tetap saja persaingan ku sangat sulit untuk ikut seleksi di perguruan tinggi negeri yang ratusan ribu pendaftar dari berbagai provinsi di Indonesia berkumpul disitu, Butuh keberuntungan untuk ku agar bisa diterima di perguruan tinggi tersebut, tetapi saat itu keberuntungan tidak berpihak kepadaku, aku gagal. Aku coba lagi dengan cara seleksi lain tapi tetap saja hasil yang kudapatkan sama “ kegagalan “. Sudah sekian kali aku mencoba dan untuk kesekian kalinya aku merasa kecewa dan prustasi. Kamu tau perasaan itu, saat kamu bangun dan hanya dibayangi oleh ketakutan ?? ketakutan dan kecemasan terhadap sesuatu yang tidak bisa kamu kendalikan, rasa kegagalan terus menghantui sampai kamu berharap bahwa segala sesuatu yang terjadi sejauh ini hanya mimpi buruk ?? perasaan itulah yang terjadi terus-menerus dalam hidup ku.
            Pikiran dan hati ku sudah tidak karuan lagi, sehari seperti seminggu, seminggu seperti sebulan, yang terasa seperti kekecewaan dan prustasi tiada akhir, bagian yang paling sulit saat tidak peduli lagi berapa kali aku mencoba, aku seperti tidak membuat kemajuan apapun.
            Saat itu pilihan terbaikku adalah ke perguruan tinggi suwasta yang dominan membutuhkan biaya yang cukup besar. Ratusan bahkan ribuan kali aku memikirkan itu, tapi sulit buatku mengambil keputusan karena keadaan ekonomi yang seperti menyeret ku ke pikiran yang jauh dari kewajaran.
            Pada saat itu aku berbicara dan terus memandangi wajah penyemangat ku yaitu kedua orang tuaku. Aku mengadukan semua kepadanya, tak kurasa kalau air mataku sudah tak kuasa aku tahan. Aku duduk disampingnya memohon dan meminta maaf atas kegagalan yang terjadi kepadaku.
            Lagi-lagi orang tuaku memang benar-benar menjadi panutan untukku, menjadi pengangkat batin dan pikiran ku untuk terus maju, mereka member nasehat kepadaku, kalau setiap ada kemauan pasti ada jalan keluar, sebesar apapun biaya yang perlu dikeluarkan untuk mu nak, pasti akan kami usahakan semampu kami, itulah sebersit nasehat buat ku.
            Itu yang sampai sekarang terus membangunkan ku dari rasa prustasi dan kecewa yang tiada akhir. Jangan menyerah, meskipun segala sesuatu terlihat suram sekarang, teruslah berusaha, bekerja keras dan berikan waktumu untuk terus maju, yakinkan dirimu bahwa segala sesuatu akan selalu lebih baik jika kita terus berharap, berusaha dan bekerja keras.