Senin, 03 November 2014

Biografi H. Imam Nahrawi

MENPORA( Menteri Pemuda dan Olahraga )

Nama Kelompok  : 1. Ridha Triyana Dewi
                                2. Peni Mirawati
Kelas                    : 2EA31

Mata Kuliah         : Manajemen Sumber Daya Manusia


            H. Imam Nahrawi, S.Ag ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk menggantikan Roy Suryo pada Kabinet Indonesia Bersatu II era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014.
               H. Imam Nahrawi, S.Ag lahir di Bangkalan, 08 Juli 1973. Pria 41 tahun ini  beragama Islam telah menikah dengan Hj Shobibah Rahmah dan dikaruniai 7 orang anak. Dia merupakan direktur Intervensi Surabaya dan direktur CV. Alhidayah Surabaya. Pendidikan formal dijalani di SDN Bandung Bangkalan tahun 1980-1986, SMPN Konang Bangkalan tahun 1986-1989, MAN Bangkalan tahun 1989-1991, dan IAIN Sunan Ampel Surabaya tahun 1998.
             Berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), pada pemilu kali ini  H. Imam Nahrawi, S.Ag menjadi calon anggota legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk wilayah pemilihan awa Timur (Jatim) I meliputi kota Surabaya dan Sidoarjo dengan nomor urut satu, sementara partainya sendiri berada pada nomor urut 2.
        H. Imam Nahrawi, S.Ag aktif dalam kegiatan organisasi, semasa kuliah ia aktif di Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya 1994-1995. Ia juga pernah menjadi Ketua Umum (Ketum) PMII Jatim 1997, dan menjadi Ketum DKN Garda Bangsa 2002. Tahun 2004-2009 ia menduduki jabatan sebagai anggota MPR RI, dan pada periode berikutnya pada 2009 kembali menduduki jabatan tersebut.
       Dia berharap, ke depannya prestasi olahraga Indonesia tidak mengecewakan, terutama pada ajang Asian Games. Selain itu dia berharap pembinaan olahraga di Kabupaten Bangkalan lebih diintensifkan. "Terutama sepakbola supaya bisa meraih prestasi lebih tinggi. Syukur-syukur bisa masuk ke ISL" kata jokowi
        Tiga tugas penting bagi Menpora yang baru. Tugas pertama adalah melakukan konsolidasi dalam tubuh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kedua, menjaga dan mempertahankan prestasi di bidang olahraga, Terutama untuk mengulang prestasi kontigen Indonesia dalam SEA GAMES Myanmar. Ketiga adalah berkomunikasi intensif dengan Komite Olimpiade Indonesia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia untuk mengakhiri kemelut dalam persepakbolaan Indonesia. " Rakyat akan sangat marah kalau persepakbolaan kita terganjal dan terhambat karena kubu-kubu."

Dalam dunia politik, H. Imam Nahrawi, S.Ag memiliki gagasan yaitu : 
  • Mengembalikan peran politik sipil secara partisipatif.
  • Terwujudnya aspirasi rakyat yang reformatif.
  • Mengembalikan citra lembaga & pribadi legislatif sebagai wakil rakyat yang hakiki.