MENPORA(
Menteri Pemuda dan Olahraga )
Nama
Kelompok : 1. Ridha Triyana Dewi
2. Peni Mirawati
Kelas : 2EA31
Mata
Kuliah : Manajemen
Sumber Daya Manusia
H. Imam Nahrawi, S.Ag ditunjuk sebagai Menteri
Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk menggantikan Roy Suryo pada Kabinet
Indonesia Bersatu II era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
2009-2014.
H. Imam Nahrawi, S.Ag lahir di Bangkalan, 08 Juli 1973. Pria 41 tahun ini
beragama Islam telah menikah dengan Hj Shobibah Rahmah dan dikaruniai 7
orang anak. Dia merupakan direktur Intervensi Surabaya dan direktur CV.
Alhidayah Surabaya. Pendidikan formal dijalani di SDN Bandung Bangkalan tahun
1980-1986, SMPN Konang Bangkalan tahun 1986-1989, MAN Bangkalan tahun
1989-1991, dan IAIN Sunan Ampel Surabaya tahun 1998.
Berasal dari Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB), pada pemilu kali ini H. Imam Nahrawi, S.Ag menjadi calon
anggota legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk wilayah
pemilihan awa Timur (Jatim) I meliputi kota Surabaya dan Sidoarjo dengan nomor
urut satu, sementara partainya sendiri berada pada nomor urut 2.
H. Imam Nahrawi, S.Ag aktif dalam
kegiatan organisasi, semasa kuliah ia aktif di Senat Mahasiswa Fakultas
Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya 1994-1995. Ia juga pernah menjadi Ketua Umum
(Ketum) PMII Jatim 1997, dan menjadi Ketum DKN Garda Bangsa 2002. Tahun
2004-2009 ia menduduki jabatan sebagai anggota MPR RI, dan pada periode
berikutnya pada 2009 kembali menduduki jabatan tersebut.
Dia berharap, ke depannya prestasi
olahraga Indonesia tidak mengecewakan, terutama pada ajang Asian Games. Selain
itu dia berharap pembinaan olahraga di Kabupaten Bangkalan lebih diintensifkan.
"Terutama sepakbola supaya bisa meraih prestasi lebih tinggi. Syukur-syukur
bisa masuk ke ISL" kata jokowi
Tiga tugas penting bagi Menpora yang
baru. Tugas pertama adalah melakukan konsolidasi dalam tubuh Kementerian Pemuda
dan Olahraga. Kedua, menjaga dan mempertahankan prestasi di bidang olahraga,
Terutama untuk mengulang prestasi kontigen Indonesia dalam SEA GAMES Myanmar.
Ketiga adalah berkomunikasi intensif dengan Komite Olimpiade Indonesia dan
Komite Olahraga Nasional Indonesia untuk mengakhiri kemelut dalam
persepakbolaan Indonesia. " Rakyat akan sangat marah kalau persepakbolaan
kita terganjal dan terhambat karena kubu-kubu."
Dalam
dunia politik, H. Imam Nahrawi, S.Ag memiliki gagasan yaitu :
- Mengembalikan peran politik sipil
secara partisipatif.
- Terwujudnya aspirasi rakyat yang
reformatif.
- Mengembalikan citra lembaga &
pribadi legislatif sebagai wakil rakyat yang hakiki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar